Istri Haji Tomo Merasa Mendapat Persekusi Usai Sidang Praperadilan di PN Pati

Di tengah kepanikan, Ida mencoba membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. Ia menunjukkan seluruh isi ponselnya kepada massa untuk membuktikan tidak ada rekaman apapun seperti yang dituduhkan.

“Saya sudah suruh cek, saya sudah tunjukkan semua HP saya, saya suruh lihat, dan memang saya tidak merekam kegiatan mereka,” tegasnya.

Bagi Ida, perlakuan tersebut sangat menyakitkan. Ia hanyalah seorang istri yang ingin mendampingi suaminya menjalani proses hukum. Ia berharap hukum ditegakkan seadil-adilnya di dalam ruang sidang, bukan dengan penghakiman massa di luar pengadilan.

“Saya berharap tidak ada lagi tekanan-tekanan. Jika memang salah ya salah, jika memang benar ya benar. Biar dibuktikan di pengadilan,” pungkasnya sambil menyeka air mata.

Sementara itu, kuasa hukum Utomo, Izzudin Arsalan, mengaku sangat menyayangkan aksi persekusi yang dialami istri kliennya.

Ia mengaku miris kejadian tersebut bisa terjadi di halaman gedung pengadilan yang seharusnya menjadi tempat paling aman untuk mencari keadilan.

“Kami merasa sangat miris dan menyayangkan peristiwa tersebut bisa terjadi di depan Pengadilan Negeri Pati yang notabenenya adalah tempat untuk mencari keadilan,” singkat Arsalan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *