PATI, zonasatu.net || Sejumlah warga Desa Nggadu, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, melakukan aksi di lahan bondo desa pada Rabu (4/11/2026).
Mereka memasang baliho untuk mempertanyakan status lahan milik desa yang diduga telah ditukar guling oleh Kepala Desa Nggadu.
Salah satu warga, Sutaji, mengaku terkejut karena tiba-tiba dipanggil sebagai saksi di Polresta Pati terkait dugaan penjualan bondo desa tersebut.
“Saya kaget, kenapa tiba-tiba menjadi saksi penjualan bondo desa, jadi saya bingung,” ungkap Sutaji di lokasi.
Menurut Sutaji, berdasarkan keterangan warga, bondo desa itu disebut-sebut tidak jadi dijual. Namun anehnya, lahan tersebut masih dikerjakan oleh pihak pembeli.
“Saya datang ke lokasi lahan ingin mempertanyakan, kalau sudah dikembalikan ya sudah, karena ini milik desa,” katanya.
Sutaji mengaku tidak mengetahui berapa nilai penjualan lahan bondo desa itu, karena kedatangannya hanya untuk memastikan status lahan.
Ia juga mengaku tidak pernah dilibatkan dalam rapat terkait penjualan lahan tersebut.”Kalau luas pastinya saya tidak tahu, tapi perkiraan sekitar 2 hektare,” ujarnya.
Ia khawatir jika bondo desa dijual, hal itu akan menjadi preseden buruk dan ditiru oleh kepala desa berikutnya, sehingga aset desa lambat laun akan hilang.





