Kenaikannya sendiri, Lanjut Hadi, Bervariasi, hanya mencapai Rp 1 sampai Rp 5 ribu, dan itu disebabkan karena daya beli masyarakat yang kurang,
“Kemungkinan yang kenaikannya bisa terjadi signifikan itu seperti minyak goreng, gula, cabe dan komiditas lain,”Ujarnya.
Sejauh ini, untuk operasi pasar terus dilaksanakan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pengendalian inflasi untuk harga komuditi. Seandainya ada bahan-bahan komuditi pasar yang naik itu karena diambil dari luar daerah.
“Operasi pasar akan dilaksanakan, karena untuk pengendalian inflasi, dan nanti akan kita lihat komiditas pasar apa yang harganya bisa stabil,”Tandasnya.
(Ws:01/RedZ1)





