Disebutkan, Kerusakan jalan itu juga sudah dibahas dalam Musrenbang beberapa waktu lalu, bahkan yang menjadi keluhan masyarakat juga sudah dicantumkan.
“Apa harus di demo seperti kemarin lagi. Apa jalannya harus ditutup. Baru ada pergerakan dari pemerintah daerah,”Paparnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati Riyoso membantah jika perbaikan jalan di jalan Prawoto mangkrak. Sebab, masih dalam masa perbaikan jalan.
Menurutnya, Pekerjaan jalan itu masih dalam pengawasan, dan pemenang lelang itu dari jauh. Jadi, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan mereka.”InsyaAllah clear lah,” ucapnya kepada awak media, Rabu (29/3/2023).
Disinggung kenapa pekerjaan jalan itu terhenti, Dirinya mengaku untuk masa perbaikan jalan belum sampai batas waktu, karena batas waktunya sampai 90 hari, jadi pihaknya belum berani memvonis.
Ia menjelaskan, total anggaran perbaikan jalan di Prawoto sebanyak Rp 2 miliar. Namun, hanya dapat Rp 1,2 miliar saja.
“Ini sudah berjalan perbaikan disana, tidak tertunda, tapi masih dalam proses perbaikan, dan kita masih melakukan koordinasi,”Pungkasnya.
(ADV-Ws/Z1)





