“Kalau gak salah Rp 56 juta dikurangi dengan Rp 25 juta menjadi Rp 31 juta sekian yang akan dibayarkan, memang kita melihat bahwa Rp 31 juta itu bukan uang kecil, tetapi kita melihat ada kenaikan kurs dolar, ya kan, jadi kita masih mengacu disitu.”jelasnya.
“Makanya kita jujur kalau kita tarik kembali pakai tahun lalu bisa dikatakan hampir sama, tapi karena kenaikan situasi politik kita dan pengaruh dari negara lain sehingga ini kursnya naik.”tambahnya.
Politisi dari Partai Nasdem ini juga mendorong kepada pemerintah untuk melakukan lobi-lobi kepada arab saudi agar ada penambahan kuota haji Indonesia.
Hal itu lantaran untuk daftar tunggu bagi calon jamaah haji yang terjadi saat ini cukup lama.
“Kita juga sudah perintahkan kepada pemerintah untuk melakukan lobi kepada Arab Saudi, agar mendapatkan tambahan kuota haji, dan alhamdulilah kemarin kita mendapatkan tambahan, meskipun tidak seberapa, paling tidak bisa mengurangi daftar tunggu,”tuturnya.
(Red)





