Wali Murid SDN 01 Tayu Kulon Tolak Regrouping, Ini Alasannya

“Rekomendasi dari Bupati di SD Tayu Kulon 01 tidak masalah, Tapi pak lurah merekomendasikan di SD Tayu Kulon 02, Sedangkan SD Tayu Kulon 02 itu lokasinya jauh sekali,”katanya

“Yang kedua lokasi di pinggir jalan mepet pagar, jalannya pas tikungan, belakang tidak ada halaman sama sekali,”tambahnya

Siswa SD Negeri Tayu Kulon 01, Lanjut Dia, Lebih pantas untuk ditempati banyak siswa. Apalagi, lingkungan SD Negeri Tayu Kulon 01 lebih nyaman dan SD itu sudah mengeluarkan banyak prestasi.

“Kalau di SD Tayu Kulon 01 itu anak-anak sudah merasa nyaman disitu, lokasi lebar jembar, aman, nyaman. Kemudian dari dulu-dulu SD kulon 01 itu banyak yang mengeluarkan prestasi-prestasi dari murid, sudah banyak sekali,”ujarnya

Terpisah, Plt Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Andrik Sulaksono mengklaim sejumlah 137 sekolah menerima kebijakan regrouping tahun ajaran baru.

Menurutnya, Disdikbud Pati sudah melakukan verifikasi hingga melakukan sosialisasi ke tingkat Komite sekolah dan Kepala Desa setempat.

“Dari awal kita sudah melakukan pemetaan, kemudian kita melakukan verifikasi, validasi di lapangan, kemudian kita lakukan sosialisasi kepada camat, komite, kepala desa, dan semua elemen sesuai dengan Perbup yang ada Nomor 11 Tahun 2025,”jelas Andrik, Senin (14/07/2025) usai meresmikan Sekolah Rakyat Pati.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *