HALUT, zonasatu.net || Masyarakat yang tergabung Aliansi Petani Kali Tohoki, Kecamatan Galela Barat, melakukan aksi protes menentang aktivitas galian C yang dilakukan oleh CV Inti Tiga Putri Mandiri di wilayah Kali Tohoki.
Mereka menuding aktivitas tersebut telah menyebabkan kerusakan lingkungan dan abrasi lahan perkebunan milik petani di sekitar Kali Tohoki
Salah satu Koordinator, Rahman Yoba, menjelaskan bahwa sebelum adanya aktivitas galian C, lahan perkebunan milik petani di areal Kali Tohoki tidak tergerus banjir.
Namun, sejak adanya aktivitas penambangan galian C, lahan di sekitar kali tersebut telah habis dihantam banjir dan abrasi.
“Lahan disekitar aktifitas Galian C, sudah habis akibat abrasi. Bayangkan sebelum ada galian c, luas jalur air hanya sekitar 10 meter, sejak ada galian sudah mulai besar akibat abrasi saat banjir datang,”ungkap Rahman, Selasa (24/2/2026).
Petani mendesak CV Inti Tiga Putri Mandiri bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan dan abrasi lahan perkebunan milik petani.





