PATI, zonasatu.net || Siswa sekolah yang mengenyam pendidikan di kalangan pesantren, ternyata masih kurang mendapat perhatian
Mereka masih dianggap sebagai siswa yang mempunyai pendidikan non formal
Hal ini disampaikan Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC-NU) Kabupaten Pati Yusuf Hasyim beberapa waktu lalu
Menurutnya, Dalam Undang-Undang (UU) sudah mengakui adanya mu’adalah (persamaan), atau adanya pengakuan bagi lulusan pesantren,
Sehingga, tidak seharusnya para siswa dari lulusan pesantren ini kurang mendapat perhatian atau diskriminasi
“Kurikulum untuk ujian, dan sertifikasi bagi lulusan pesantren itu sudah diatur sesuai standar pendidikan formil,”katanya





