Selain uang sewa lapangan yang belum di bayar, Lanjut Dia, Pihaknya, juga sangat menyesalkan dengan sikap Pemda Kepsul yang datang membuat kegiatan di lapangan tanpa harus terlebih dulu koordinasi atau melakukan pertemuan terlebih dahulu dengan pemuda desa waiipa,”Ini seperti penyerobotan,”sesal pemuda itu.
“Setau kami pemuda Desa Waiipa, pembukaan kegiatan turnamen bola kaki ini tidak menggunakan lapangan bola kami, eh ternyata tiba-tiba mereka datang buat kegiatan di lapangan ini. Ini hanya persoalan malu hati dan saling menghargai, kalau tidak mereka sewa lapangan juga cuma Rp.10 juta ini kami tidak setuju, apalagi tanpa kordinasi dengan para pemuda,”Tambahnya.
Sementara pantauan media ini, pembukaan kegiatan turnamen bola kaki yang di gelar untuk merebut piala Bupati Cup di lapangan bola kaki desa waiipa pada senin (30/5/2022) juga di ikut sertakan oleh Pemda Kabupaten Pulau Taliabu.Bahkan terlihat Pemda sula juga mendatangkan beberapa penyanyi dari kota ambon.(Drakel/RedZ1).





